Menapaki Hari Baru di Tahun 2016

Selamat tahun baru seluruh penikmat setia SanWa Journeys! Bagaimana perasaannya menapaki hari baru di tahun 2016? Bagi saya hari baru sudah pasti kertas baru yang perlu di corat-coret dengan indah. Ibarat sebuah buku, tahun baru berarti buku journal baru untuk diisi setiap hari. Mengawali post baru di tahun baru, saya ingin mengucapkan semoga tahun 2016 ini menjadi tahun yang penuh sukacita bahkan lebih penuh dibandingkan tahun-tahun berikutnya walaupun suka duka tetap akan silih berganti. Bukan hidup kalau tidak ada suka maupun duka.

Kalau ngomongin tahun baru pasti awalnya ngomongin kilas balik tahun yang sudah ditinggalkan. Tidak seperti yang pada umumnya menuliskan kilas balik dan resolusi tahun baru di akhir tahun, saya memilih hari pertama untuk berbagi hasil perenungan dan resolusi.

Kilas Balik 2015

  1. Januari 2015
    Di bulan ini yang perlu saya syukuri adalah betapa saya diizinkan menikmati indahnya perjalanan spiritual ke daerah Sumatera, tepatnya kota medan lengkap dengan keindahan danau Toba. Perihal ini memang belum pernah saya tuliskan di blog saya. Namun perjalanan ini merupakan perjalanan yang cukup berkesan sekaligus mengobati kehilangan saya di akhir tahun 2014. Tuhan memang dan selalu baik buat saya dan mamas. Walau akhir tahun 2014 kami belum dipercayakan keturunan, dengan perjalanan spiritual ini kami diperlengkapi untuk semakin membangun iman yang kokoh dalam membina rumah tangga. Plus-plusnya kami bisa menikmati jalan-jalan sebagai hobi kami bersama.
    .
  2. Februari 2015
    Bulan dimana saya masih aktif blogging namun mulai menyurut. Saat itu saya fokus untuk membina bisnis. Mencoba menekuni dunia jual beli, terkhususnya secara online. Saya mulai jarang blogwalking walau masih belasan post.
    .
  3. Maret 2015
    Kalau di dunia blogging, bulan ini langsung menurun drastis. Perhatian saya sedang penuh tercurah ke bisnis yang sedang saya tekuni itu. Saya fokus untuk mencari tambahan pundi-pundi keluarga kami dan entah kenapa ada dorongan kuat untuk mencoba hal baru dalam hidup saya.
    .
  4. April 2015
    Bulan April adalah bulan yang istimewa, pasalnya disitu hari jadi si mamas. Tidak hanya itu kami dapat kabar bahwa mamas mendapat kado untuk pindah tempat kerja. Saat itu kami jujur excited tapi nervous. Apakah kepindahan ini baik adanya? Saya jadi merasa kehilangan, kehilangan teman pergi dan pulang kerja bareng πŸ˜€ namun kami pun merasa ini menjadi berkat tersendiri. Namun lucu, saat mengurusi kepindahan si Mamas, saya menjadi tidak doyan blogging, bisnis pun menyurut, saya gampang mabok bulan itu. Tapi kita tetap excited karena di bulan Mei, kami merencanakan untuk mengadakan trip lagi ke Karimun Jawa.
    .
  5. Mei 2015
    Mamas resmi pindah ke tempat baru. Itupun membuat mamas selalu pulang malam. Minggu-minggu awal saya sampai menangis merasa sendirian. Saya jadi teringat teman-teman dan saudara-saudara saya yang memiliki suami berdinas jauh nun di ujung sana. Hal inilah yang membuat saya tetap bersyukur karena saya tidak perlu mengalami seperti yang mereka alami. Saya masih bisa bertemu suami saya setiap malam walau terkadang saya suka ketiduran karena saya pun harus berangkat kerja lebih pagi dari mamas (tempat kerja saya masuk jauh lebih awal dari pada tempat kerja mamas dan saya pulang pun jauh lebih awal darinya). Walaupun begitu perasaan sendiri ini terobati berkat perjalanan ke Jepara dan Semarang. Seharusnya memang kami menikmati air laut di Karimun Jawa, namun karena ombak yang tidak menentu, penyeberangan kami dibatalkan tepat satu hari sebelum penyeberangan. Kecewa?? Tentu!! Namun tetap kami membawa cerita menggembirakan sesudah pulang dari Semarang πŸ™‚
    .
  6. Juni 2015
    Bulan ini gado-gado. Mamas sakit akibat pusing dengan adaptasi di pekerjaan barunya bahkan terbersit untuk berhenti saja dan kembali ke tempat yang lama. Saya sampai tidak bisa berkata apa-apa sehingga saya menemaninya istirahat dirumah bahkan membantunya mengerjakan tugas kantornya. Namun rupanya di bulan ini juga saya dapat berita gembira. Hasil testpack saya garis merah dua!!! Mamas yang stress pun langsung kembali bersemangat kerja. Sedangkan saya, makin meninggalkan blog dan dunia bisnis. Saya menjadi lebih produktif di dunia membaca.
    .
  7. Juli 2015
    Bulan Juli berarti bulannya liburan panjang!! Namun sayangnya saya tidak bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama mamas karena mamas perlu banyak lembur di tempat kerja barunya. Ini membuat saya menghabiskan waktu liburan di rumah orang tua saya. Bulan ini juga membuat saya menghabiskan langsung 10 buku. Ini record baru dalam dunia perbukuan saya. Nampaknya janin dalam tubuh saya menghasilkan hormon yang lebih produktif untuk menyerap kata-kata. Bagaimana dengan dunia blogging? Jangan tanya… Setiap buka blog justru saya mabok πŸ˜€
    .
  8. Agustus 2015
    Bulan Agustus berarti bulan dimana saya merayakan anniversary pernikahan. Tahun 2015 adalah tahun pertama. Menurut sumber yang saya baca, satu tahun merayakan anniversary disebut Paper Anniversary (sampai saat ini saya belum tahu mengapa disebut seperti ini dan saya berencana akan membuat postingan khusus seputar anniversary ini, dinantikan ya). Walau di bulan ini saya ditinggal terus oleh si mamas keluar kota, saya merasa itu ujian satu tahun pernikahan kami. Kalau kata orang satu tahun siyh belum ada apa-apanya ya. Bagi saya itu justru sudah kenapa-kenapa karena saya belum pernah ditinggal dinas keluar kota selama satu bulan (walau tiap weekend ada di rumah). Tetap saja berat buat newly wed seperti saya. Namun kehadiran little one dalam perut saya membuat saya lebih tenang dan melengkapi Paper Anniversary kami πŸ™‚
    .
  9. September 2015
    Bulan ini adalah bulan dimana saya ngidam banget sama yang namanya cokelat!!! Ini membuat berat badan saya naik drastisssss sehingga dokter pun sudah wanti-wanti. Ahahaha. YA, tak apalah. Kata orang apa yang kita sukai saat kehamilan biasanya menurun ke si anak. Mudah-mudahan anak kami nanti juga pecinta cokelat dan keju seperti emaknya :D. Mengenai blogging, masih belum ada pergerakan. Saya hanya doyan jalan–ya, jalan–dan baca buku. Berhubung sudah masuk trimester kedua, menurut dokter trimester kedua ini sedang hamil enak-enaknya. Tidak terlalu rentan dan lagi pengen-pengennya makan. Alhasil bawaan saya pengen jalan melulu ke suatu tempat dan makan cokelat sebanyak-banyaknya, ahahaha. Untuk ibu-ibu hamil trimester kedua, jangan ditiru ya. Menjaga dan memelihara tetap jauh lebih baik, walau dalam kehamilan saya tidak terjadi apa-apa siyh.
    .
  10. Oktober 2015
    Blogging saya masih hiatus namun saya lagi doyan-doyannya dengan yang namanya printables. Saya download sana-sini dan berencana membuat planner sendiri. Namun rencana hanya rencana. Sampai detik ini, belum ada satu planner pun yang saya buat :D. Tapi dengan kegiatan ini saya semakin terbuka sama yang namanya DIY – Do It Yourself. Kita hidup di dunia yang sudah terlalu praktis, apalagi buat ibu-ibu muda yang bekerja membantu finansial keluarga. Melakukan DIY ini rasanya mustahil dilakukan. Tapi tidak ada yang tidak mungkin kan??
    .
  11. November 2015
    Entah dorongan dari mana–mungkin karena sudah bawaan hamil tua kali ya–saya mulai aktif lagi blogging. Saya mulai dengan buat giveaway, merapihkan konten dan layout blog saya, bergabung di beberapa klub blog, serta mencoba monetisasi blog saya. Hasilnya, Puji Tuhan, saya mendapat penghasilan kedua saya dari blogging (penghasilan pertama saya dapat waktu saya bisa trip gratis ke Singapura di awal tahun 2014). Selain produktif di dunia blog, saya mulai sedikit-sedikit aktif sosial media sebagai tempat promosi tulisan saya, dan membaca buku pun tidak saya tinggalkan. Namun sayang, saya semakin meninggalkan dunia bisnis.
    .
  12. Desember 2015
    Sebenarnya penghujung tahun 2015 merupakan akhir yang kelabu. Saya dan keluarga besar mama harus merasakan kehilangan ditinggalkan om kami yang terkasih. Om yang bisa saya bilang sangat dekat dengan saya secara pribadi. Disaat saya hamil tua seperti ini, saya diguncang kesedihan yang tiada henti. Namun mamas menguatkan saya. Saya harus tetap bisa tenang dan happy demi si buah hati dalam kandungan. Saya yakin, ditinggal lebih dahulu bukan berarti kehilangan. Saya akhirnya mendapat ketenangan bahwa kepergian om untuk mempersiapkan saya dalam kehadiran si buah hati πŸ™‚

Sedikit tambahan, saya sisipkan kilas balik blogging saya di tahun 2015. Rupanya yang paling banyak di baca adalah mengenai kain dan pernikahan. Mungkin saya musti banyak-banyak update perihal hal-hal tersebut di tahun 2016. Ternyata pembaca saya pun banyak dari sosial media yang membahana. Saya pun musti banyak-banyak belajar social media marketing rupanya. We’ll see. πŸ™‚

Baca: Your 2015 year in blogging

Tambahan yang kedua, tahun 2015 yang lalu saya berhasil memenuhi 2015 Reading Challenge saya! Saya tidak menyangka, dari target 20 buku saya berhasil membaca hingga 27 buku. Kehamilan ini sungguh membuat saya produktif. Mudah-mudahan di tahun 2016 nanti saya bisa produktif yang sama. Target pun saya tambahkan 4 menjadi 24 itu berarti sebulan dua buku. Semoga bisa dijalani.

2015 Reading Challenge

Resolusi 2016

Ngomongin kilas balik ternyata panjang juga ya (this is my first almost-1500-word post). Mudah-mudahan tidak pada bosan. Jadi resolusinya apa dong?? Untuk resolusi singkat-singkat saja ya langsung pada intinya, tidak ingin terlalu muluk dan detail yang penting bisa dijalanin:

  1. Lahiran dengan normal, sehat, dan bahagia, memberikan ASI–diusahakan eksklusif, dan menjadi orang tua panutan. Walaupun baby blues bisa menyerang siapa saja, mudah-mudahan saya kuat melewatinya. Amin. Ini pastinya menjadi hadiah awal tahun yang begitu menggembirakan.
  2. Membina keluarga lebih baik lagi, terutama bisa memasak dan baking untuk suami dan anak!! Saya tetap punya keingingan untuk bisa bikin kue-kue sendiri, karena saya pecinta kue dan cemilan πŸ˜€
  3. Harus di wisuda di pertengahan tahun, artinya thesis harus selesai dalam tiga-empat bulan. Doakan saya ya :).
  4. Menjadi pekerja yang lebih efisien terhadap waktu, produktif, dan menjadi atasan yang memperhatikan anak buahnya.
  5. Terus aktif blogging (diusahakan satu minggu minimal 3 posts) baik di tempat ini maupun di SanWa Library demi passion saya. Untuk itu saya memutuskan berhenti dari bisnis yang saya ikuti tahun sebelumnya.
  6. Menjadi pembaca sejati, ini demi anak saya. Bukan ingin menjadikan anak saya sebagai avid reader nantinya, tapi saya masih tetap percaya melalui membaca setiap anak akan mengerti dunia dimana mereka tinggal dan menjadi bermanfaat bagi generasinya. Tentunya dengan bacaan yang bermanfaat.
  7. Sesudah anak saya berumur 6 bulan, ingin mengajaknya melihat Solo karena saya pun belum pernah menjelajahi Solo. Mudah-mudahan nggak rempong-rempong amat ya nantinya πŸ™‚

Sekali lagi selamat tahun baru 2016!!! Selamat menjalani hari-hari baru yang penuh sukacita. Selamat menjalani setiap resolusi-resolusi yang didoakan. πŸ™‚

Regards,

sans-sign

39 comments on “Menapaki Hari Baru di Tahun 2016

  1. Happy new year Mbak Sandrine…. Semoga kehamilannya lancar ya… Aku terkagum-kagum baca flashback di atas, kok bisa hapal banget ya mbak peristiwa bulan demi bulan. Kalau aku mah udah lupaaa… Semoga di 2016 ini kita makin produktif…

  2. awwww… 2015 rasanya nano-nano ya mbaa
    btw, semoga resolusi 2016 nya tercapaaaaaai. amin
    btw, kl ke solo mampir jogja dong sekalian hihihih

  3. Di amin kan resulusinya ya mba San πŸ™‚
    Selamat tahun baru, semoga makin sukses di tahun 2016, banyak berkat, lahirannya lancar dan sehat selalu πŸ™‚

      1. Waaaw udah lahiran? lebih cepet ya mba atau emang kemarin tuh udah tunggu due nya?
        Selamat yaaa, semoga cepet sehat. Semoga si dedek bayi jadi anak yang pintar, takut akan Tuhan dan berbakti sama orang tua *big hugs*

  4. Wuaaaaah. banyak ya San kejadian di 2015. Gw waktu itu sempet bertanya-tanya ke mana ya Sandrine. Ternyata emang memutuskan buat hiatus ya. Semoga 2016 ini lancar ya San dan tercapai semua yang direncanakan. Selamat tahun baru! πŸ™‚

  5. Tahun ini semacam tahun penemuan dan pencarian jati diri ya Mbak :hehe. Selamat karena pencarian itu pun berakhir dengan penemuan identitas di dunia blog. Mudah-mudahan tetap langgeng sampai seterusnya. Selamat tahun baru, semoga sukses selalu! Resolusi juga semoga tercapai semua, dan saya sangat berharap semoga resolusinya tidak menjadi beban :hehe :peace. Semangat terus!

  6. Semoga tahun ini lebih baik ya mba.. Dan semoga semua resolusinya bisa tercapai tp yg paling itu smga mba dan dedenya sehat selalu dan mamasnya ttp semngat. Aamiin

Leave your footprint here ... :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: