Ketika Pria Memakai Shocking Pink

Apa tanggapan para pembaca semua, baik pria maupun wanita, ketika melihat pria memakai baju berwarna shocking pink? Mungkin ini pertanyaan basi kali ya. Tapi buat saya ini menarik. Saya tidak sedang membicarakan pink hanya dalam aksesoris pria seperti dasi. Saya juga tidak sedang membicarakan warna pink yang lembut atau baby-pink. Warna pink disini adalah pink yang benar-benar ngejreng yang sering disebut orang sebagai shocking pink.

Mengapa saya ingin mengangkat topik ini? Okey, sedikit saya ingin menjabarkan kronologis kisahnya.

Dua hari yang lalu saya mendatangi pesta pernikahan seorang teman kuliah magister saya. Kedua-dua mempelai adalah teman saya. Ketika datang, saya cukup dikagetkan dengan pemilihan warna pakaian mereka. Kedua mempelai ini menggunakan warna PINK. Yap, bukan baby pink tapi SHOCKING PINK. Mempelai pria mengenakan jas pria adat nasional lengkap dengan celana panjang yang berwarna shocking pink menemani wanita yang pastinya menggunakan kebaya nasional berwarna sama. Sayangnya saya tidak melihat selop yang digunakan si mempelai pria apakah berwarna sama atau tidak. Biasanya ketika menyewa sepaket baju pengantin tema nasional berarti mendapatkan sepatu yang bernada sama dengan baju atau jas pengantinnya.

Ketika saya melihatnya saya kaget dalam hati. Saat perjalanan pulang saya jadi berpikir dan bertanya-tanya apa yang ada di benak mempelai pria ketika memutuskan atau menyetujui menggunakan pakaian berwarna shocking pink? Saya sesungguhnya tidak anti dengan pria-pria seperti ini. Hanya saya bingung dan tersadar ternyata masih ada pria diluar sana yang tidak selamanya mengikuti stigma bahwa pink (entah tua atau muda) adalah warna untuk wanita. Saya tergolong orang yang belum pernah melihat pria secara langsung didekat saya yang menggunakan shocking pink sebelumnya (kecuali dalam serial TV drama Korea :D). Kalau pink muda masih saya temukan. Atau saya pernah melihatnya namun tak pernah memperhatikannya?? (*getok, jadi bingung sendiri :D)

Saat di perjalanan pulang itu saya bertanya kepada suami saya, “Mas, mau nggak aku beliin kemeja warna pink kayak si … (sensor nama mempelai pria) tadi?” Dengan spontan suami saya menjawab, “NO WAY!” sambil geleng-geleng kepala dan menggoyang-goyangkan jari telunjuknya ke kanan dan kekiri. Sesudahnya pun saya mencoba mengajukan opini saya bahwa pink yang dipakai si mempelai pria tersebut warnanya bagus dan ketika dipakai pria tersebut tetap tidak membuat pria tersebut terlihat ‘lemah gemulai’. Suami saya tetep kekeuh tidak mau padahal ia tergolong suka baju berwarna terang seperti oranye atau merah terang.

Para pria ini tidak keberatan menggunakan merah tapi tidak suka pink 😁

Beberapa pria yang ada disekitar saya kebanyakan sama dengan suami saya. Mereka cenderung menyukai warna terang dan menghindari warna hitam namun anti sekali dengan berbagai jenis warna pink. Bahkan suami saya juga tidak akan mau menggunakan dasi berwarna pink yang warnanya pastel sekalipun.

Memang menggunakan pakaian dengan warna-warna terang terutama shocking pink tidak akan bagus terlihat di semua pria (masih tergantung juga dengan warna kulitnya seperti wanita). Namun teman saya kemarin, si mempelai pria, yang cenderung memiliki warna kulit rata-rata pria yang tidak putih namun tidak gelap juga, sangat pantas sekali menggunakan baju berwarna shocking pink tersebut bersanding dengan si mempelai wanita. Bahkan mereka berdua terlihat menonjol sekali di pelaminan dan memang terlihat bahwa mereka adalah raja dan ratu dari pesta tersebut.

Saya jadi teringat cerita tante saya. Beberapa bulan yang lalu, seorang pasangan pengantin baru tengah menantikan kelahiran si buah hati. Menurut hasil USG yang mereka dapatkan hingga menjelang persalinan bahwa bayi yang akan lahir kedunia tersebut adalah seorang wanita. Jadilah sebagai calon orang tua yang berbahagia mempersiapkan segala perlengkapan bayi bagi si buah hati. Mengetahui bayi mereka seorang wanita mereka membelikan aksesoris untuk bayi yang semuanya bernuansa pink. Kalau bayi pastilah dibelikan yang bernuansa pink muda atau baby pink. Namun mereka terkaget ketika bayi tersebut lahir kedunia. Rupanya bayi yang keluar berjenis kelamin pria sedangkan segala sesuatu yang sudah dipersiapkan semua bernuansa pink untuk wantia. Saya tidak tahu bagaimana selanjutnya, apakah kedua orang tua tersebut menggunakan aksesoris yang sudah ada atau menggantinya dengan yang lebih ‘kelaki-lakian’. Memang kalau aksesoris yang melekat pada badan termasuk topi akan membuat si buah hati tersebut terlihat unyu-unyu bak wanita. Apalagi ketika masih bayi, bayi-bayi ini cenderung terlihat sepertinya sama gendernya. Perbedaan terletak pada penggunaan aksesoris seperti warna pakaian atau penggunaan aksesoris seperti anting-anting.

Pada akhirnya, balik ke kita juga yang melihat dan ke para pria yang memakainya. Pada dasarnya saya melihat pria yang menggunakan pink bukan karena ada ‘kelainan’ pada dirinya. Itu semua sah-sah saja. Sama saja ketika wanita yang menyukai warna biru atau bahkan warna hitam. Namun bagaimana cara kita memandang. Cara pandang secara umum di dunia ini kadang memang aneh. Ketika melihat pria berpakaian pink memiliki stigma yang aneh-aneh namun tidak menggubris ketika wanita menggunakan warna-warna yang terkesan macho.

Memang sih, pink itu identik dengan pita-pita dan aksesoris wanita lainnya. Tapi ketika pria mengenakan warna pink tanpa pita-pita bagi saya malah terlihat macho, ganteng, dan entah mengapa terkesan pengertian. Ahahahaa, ini mungkin hanyalah sugesti saya belaka. Saya pun masih terus berangan-angan kapan suami saya mau mengenakan pakaian berwarna pink. Ya, minimal berwarna pink muda. Ingin saya menggunakan pakaian couple yang bernuansa pink dari dulu. Saya bukan pencinta warna pink tapi ingin saja suatu saat bisa kembaran untuk pergi kondangan atau bahkan bersama-sama calon buah hati kami nanti. Ahahahaha… kayaknya siyh nanti hanya saya dan si buah hati yang sama-sama pink tapi suami saya itu nampak tidak mungkin :D.

Regards,

sans-sign

17 comments on “Ketika Pria Memakai Shocking Pink

  1. Hihihihi memang semua kembali ke masalah selera ya Mbak. 😀
    Tapi kalo saya sih sama seperti pria kebanyakan, saya nggak suka sama pink. Entah kenapa pink itu hanya cocok untuk wanita. Warna apapun pantas untuk cowok tapi nggak untuk pink. Sebaiknya cowok jauh2 dari pink. Bukan masalah gemulai atau gimana. Tapi…. nggak cocok aja gitu. 😛

  2. Aku gak suka warna pink haha, tapi aku suka liat cowok berani pake warna pink. Dan pas banget dapet mantan mantan (termasuk suami) termasuk ke barisan orang orang yang gak risih pake warna pink hihi. PD itu kece 😉

  3. Tenang mba bukan pertanyaan basi kok, ini pertanyaan juga masuk ke 10 pertanyaan di sisterhood blogger award dari mba sandrine dan saya masih makasih atas award itu 😀

    Menurut aku cowo pake pink itu gengges bet risih aja gitu liatnya, ada banyak warna lain yg bisa dipake cowo selain pink namun tampak terlihat elegan, merah muda misalnya #lah

    Cowo klo mau pake warna soft menurut aku paling cocok putih sama gading udah itu. hehe

    1. Wihihihi merah muda dan pink opo toh bedanya 😀 😀
      Ah tapi saya entah kenapa suka banget sama pria menggunakan warna gading, elegan banget di mata saya, kayak nampak berkilau 😀 😀

      1. Ahahaha… nah itu gada bedanya mba 😀
        Toss kitah mba, cowo pake gading itu uda paling maksimal dah kesan gagah dapet lembut apalagi… 🙂

  4. Kalo demen KPop pasti ga aneh liat cowo2 pake baju warna ajaib kayak shocking pink. Mereka bahkan ga malu buat bergaya gemulai walau mereka cowo tulen. Mungkin karna tuntutan profesi juga kali ya 🙂
    Anyway warna balik lagi ke selera masing2 orang, suamiku shocking pink sih ga suka tapi kalo soft pink dia ga anti

  5. Aku pribadi nggak suka warna pink, berarti nggak semua wanita suka warna pink kan? Kenapa beda sama laki2? Nggak semua laki2 nggak suka warna pink. Terserah yang makai aja….jangan prejudice lah 🙂 Itu kan cuman warna

Leave your footprint here ... :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: