Duo SA Menjejak Sentosa (Hari 3)

Akhirnya sampai di hari yang terakhir. Tandanya liburan berakhir. Saya paling tidak suka jikalau liburan sudah pada hari terakhirnya. Rasanya pengen nambah, nambah, dan nambah terus. Apalagi masih banyak tempat-tempat yang saya kepo-in. Tapi apa daya, time is running. Pastilah mencapai hari terakhir liburan.

Terus apa yang dilakukan dong di hari ketiga? Keceriaan kami kakak-beradik ditutup dengan mengunjungi tempat-tempat nan cozy dan ciamik. Walaupun nggak banyak, berikut ini detailnya.

1.  Breakfast at the hotel

Ya, sama aja siyh sama hari kemarin. Menunya pun masih kisaran yang sama.

2.  Speed down the Luge and enjoy the Skyride

Ini seru menurut saya. Kita naik Skyride dan ditutup dengan naik Luge, selayaknya go cart tapi tanpa mesin. Luge mengandalkan gaya gravitasi untuk melintasi treknya karena memang bentuk treknya menuruni lembah. Menaiki dua atraksi ini sama saja seperti naik Skyride untuk pergi Skiing lalu berselancar di es hanya kita lakukan ini di iklim tropis aka panas.

Mengendarai Luge ramah untuk anak-anak sekalipun hanya hindari pemain lain dengan kecepatan tinggi untuk menghindari tertabrak. Cuman satu yang pegel, menahan stang sebagai alat pengeremannya sambil membelok-belokkannya selayaknya setir. Stangnya berat bingittzz. Kalau terbiasa cepat siyh dan bisa mengontrol kendaraannya mungkin tidak terlalu berat, tapi bagi saya yang berbadan kurus ini dan mengendarai dengan lambat tentunya sering bermain dengan tangan. Kaki bahkan tidak difungsikan sama sekali, hanya duduk manis asalkan tidak keluar dari kendaraan.

Oia untuk trek Luge sebenarnya ada dua, yang pertama trek besar dengan belokan yang minim, yang kedua trek adventure dengan banyak kelokan namun dapat merasakan kesejukan pepohonan disekitarnya. Well, saya memilih yang trek besar. Niatnya pengen coba lagi untuk trek adventure, tapi sayang waktu tak memadai apalagi karena hari itu hari minggu, banyak yang antre.

3.  Walk around Quayside Isle, lunch at Miska Cafe

Destinasi kami yang terakhir adalah mengunjungi kawasan nan elit dari Sentosa yaitu Quayside Isle. Kawasan ini sangat internasional. Condominium mewah, hotel elit, cafe-cafe mahal, dan bule-bule berseliweran. Kami seakan memasuki daerah mewah di Australia. Bahkan sejauh mata memandang, banyak Yacht beragam ukuran terparkir di dermaganya. Quayside Isle ini memiliki beragam restoran dan cafe yang bertengger dipinggir dermaga. Jika anda mencari ketenangan di Singapura bersama saudara tercinta, melipirlah ketempat ini. Sebanyak-banyaknya bule berseliweran tetap membuat anda terbuai dengan ketenangannya.

Makan siang kami habiskan di Miska Cafe. Restoran ini adalah restoran timur tengah walau begitu jenis masakannya sangat internasional walau disajikan dengan bumbu-bumbu timur tengahnya.

Selesailah trip gratis kami duo kakak beradik. Bukan gratisnya yang kami kejar, tapi menikmati liburan berdua bersama adik sendiri baru pertama kali ini kami rasakan. Jalan-jalan berdua dengan adik bukan hanya seru bergosip tapi juga seru berandai-andai untuk trip kami selanjutnya.

Bagaimana denganmu, keseruan apa yang dirasakan berdua dengan saudara tercinta?

Regards,

sans sign

11 comments on “Duo SA Menjejak Sentosa (Hari 3)

Leave your footprint here ... :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: