Malas

Kata malas, kenapa selalu ada di kamus saya…
Huff… memiliki hidup yang malas itu memang mengasyikkan, tapi kalau begini terus yang ada malah menghancurkan diri sendiri.

Saat saat ini saya jadi malas. Contohnya… sejak saya SMA saya sangat menyukai menulis apa saja yang terjadi dengan diri saya sehari-hari, bahkan saya menuliskannya di blog friendster saya. Tapi sejak kesibukan saat kuliah hal itu mulai berkurang bahkan tidak pernah lagi. Dan sekarang dikarenakan bingung harus memulai dari mana, saya jadi belum memulai-mulainya lagi hingga sekarang.
Saya terlalu memusingkan, tulisan seperti apa yang bagus untuk dipublikasikan, bahasa seperti apa yang enak dipergunakan, dengan bahasa indonesia atau bahasa inggris kah, akankah ada yang membaca, dan hal-hal mengkhawatirkan lainnya.

Bahkan saya juga suka sekali menulis, membuat suatu cerita, merangkai kata-kata dalam buku diari, tapi sampai sekarang tak terlaksana lagi. Punya niat tapi tidak pernah dijalankan, hanya didalam pikiran saja. Tapi nampaknya saya harus memulai membiasakan diri lagi dari saat ini. Ya, malas memang enak, tapi tak ada apapun yang saya dapatkan nantinya.

Baru saja menyelesaikan episode ke 15 Wish To See You Again. Disitu saya mendapat pelajaran, saya mungkin selama ini terlalu sibuk mencari inspirasi akan apa yang akan saya curahkan dalam blog saya ataupun cerita-cerita saya, saya mungkin juga sibuk mengkhayal, padahal jika tidak dimulai dari sekarang, dan tidak dimulai dari menikmati membuatnya dari hal-hal kecil seperti menulis bagian blog ini, semua tidak akan dimulai, diproses, dan diselesaikan dengan baik.

Jadi mulai saat ini fighting.

Saya pun mendapat pelajaran dari Marley and Me. John Grogan mengajarkan bahwa ia menjadi kolumnis terkenal karena menceritakan cerita sehari-hari dia dan keluarganya bersama sang anjing kesayangan mereka yaitu Marley. Tentunya cerita-cerita ini membangun setiap pembaca kolomnya, dan disitulah ia berhasil. Seperti itu pula saya, dimulai dari hal kecil disekitar saya dan juga hal-hal sehari-hari yang saya yakin akan membangun orang banyak.

Dan mulai sekarang belajar disiplin. Ada saatnya ngenet, ada saatnya nonton, ada saatnya membaca, ada saatnya belajar bahasa inggris, dan ada saatnya bekerja. Jadi pisahkan itu semua.

Untuk semua, semoga artikel ini bermanfaat.

Regards,

sans-sign

1 comment on “Malas

Leave your footprint here ... :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: