Beberapa tahun terakhir ini, kegiatan traveling menjadi marak di berbagai kalangan. Seiring dengan harga-harga transportasi dan akomodasi yang makin terjangkau, kegiatan ini menjadi viral di berbagai kalangan. Bukan hanya untuk menjaga gengsi, namun kegiatan ini memiliki segudang manfaat. Manfaatnya tidak hanya dirasakan bagi individu namun bisa juga dirasakan seluruh keluarga, bagi yang sudah berkeluarga. Saya termasuk salah satu yang menyenangi pergi jalan-jalan. Yang saya maksudkan bukan jalan-jalan menghabiskan waktu di mall, namun benar-benar keluar dari lingkungan tempat tinggal kita untuk melihat hal-hal yang benar-benar baru.

Kegiatan traveling bukan hanya merambah ke kalangan dengan usia seperempat abad kebawah melainkan juga merambah kepada usia cantik yang sudah terbilang tidak muda lagi. Contohnya adalah mba Rita Asmaraningsih pemiliki blog bertajuk “Spirit of My Life”. Blogger Palembang yang satu ini memiliki semangat untuk terus menjalani kesenangannya akan traveling selain gemar membaca. Terlihat kok dari kutipan profilnya dibawah ini:

Hobby baca, menyenangi dunia tulis-menulis, senang travelling, senang isi dan bikin TTS…

rita asmara
Pic. courtesy of https://twitter.com/RAsmaraningsih

Setelah ubeg-ubeg blog mba Rita saya dibuat terkagum-kagum dengan gaya penulisannya yang lugas. Memang terbukti bahwa mba Rita sangat menyenangi dunia tulis-menulis. Namun saya jauh lebih tertarik dengan tulisannya yang berhubungan dengan hobi jalan-jalannya. Saya pun tertumbuk pada satu tulisan spesifik tentang Traveling Hemat. Awalnya saya berpikir begini, ketika sudah berkeluarga traveling pasti merupakan sesuatu hal yang “boros”. Dulu waktu masih muda tidak masalah untuk backpacker-an. Nah sekarang sudah punya buntut pasti akan susah sekali sehingga perlu merogoh kantong yang lebih dalam. Namun mba Rita punya sedikit tips untuk menghematnya sehingga tidak terlalu boros seperti yang saya bayangkan. Berikut beberapa tips ala Rita Asmaraningsih.

Baca: Travelling dengan Budget Sedikit, Why Not? 

  1. Tentukan dahulu tempat wisata yang ingin dikunjungi. Ketika kita ingin kesuatu tempat perlu ada destinasi wisata yang jelas dan pastinya fleksibel. Apalagi kalo bawa bayi saya cenderung mengurangi jumlah tempat wisata. Nah jadi bisa lebih mengurangi budget kan.
  2. Jangan ragu-ragu untuk menggunakan jasa travel secara online. Saya setuju niyh dengan ini. Memang siyh kadang menggunakan jasa seperti ini membuat pengeluaran agak sedikit membengkak. Tapi kalau kita pintar nyari, justru dengan menggunakan travel bisa tetap sama murahnya. Ditambah lagi kita nggak perlu repot-repot mikirin mau kemana dan bagaimana cara kesananya, karena semua sudah diatur. Apalagi kalau udah ada baby, lumayan menolong lah jasa seperti ini.
  3. Maksimalkan penggunaan media sosial. Sudah menjadi hal yang viral bahwa brand apapun termasuk jasa travel mengiklankan dirinya lewat sosial media. Ini memungkinkan bagi brand tersebut “menekan” biaya promosi sehingga justru bisa jadi banyak potongan-potongan yang diberikan dari produk yang ditawarkan. Saya dulu sering dapat potongan-potongan menarik saat traveling lewat media sosial.
  4. Lakukan pemesanan tiket jauh sebelum tanggal keberangkatan. Setiap moda transportasi apapun pasti akan memberikan harga murah sejak jauh-jauh hari. Semakin dekat dengan tanggal keberangkatan akan semakin mahal. Belum tentu juga tiketnya tersedia. Kalau dari jauh-jauh hari bagi yang bekerja kan juga enak mengatur hari cuti kerjanya.
  5. Saat mencari tiket pesawat, belilah untuk sekali perjalanan. Ketika kita sekaligus membeli tiket pulang pergi, harganya justru menjadi lebih mahal ketimbang ketika kita beli tiket sekali perjalanan yang terpisah. Apalagi harga tiket pesawat berbagai maskapai sekarang berlomba-lomba memberikan harga yang menarik. Bisa jadi dari destinasi pergi harga maskapai A lebih murah dari B sedangkan dari destinasi pulang harga maskapai B lebih murah dari A. Memang agak repot sedikit dalam memesan tapi penghematannya lumayan lowh.
  6. Pakailah mode incognito pada browser saat memesan tiket. Ini niyh saya baru paham saat baca postingan mba Rita. Rupanya ketika kita sering mengakses situs penerbangan yang sama berkali-kali akan mempengaruhi harga tiket yang diberikan ke kita. Namun jika memakai mode incognito, akses kita akan dibaca sebagai akses pertama walau sudah berkali-kali kita membukanya sehingga kita pasti akan mendapatkan harga pertama yang rendah.

Gimana hayo tipsnya? Berguna  banget kan? Mau lihat tips lainnya dari mba Rita? Yuk ah cus kunjungi rumah mayanya. Boleh juga berkenalan langsung lewat twitter mba Rita atau media sosial lain yang dimilikinya.

.

Regards,

sans-sign

traveling

5 thoughts on “Tips Traveling Hemat ala Rita Asmaraningsih”

Leave your footprint here ... :)

%d bloggers like this: