Ketika kamu mendengar kata-kata Bulir Jeruk apakah yang ada di benakmu? Kalau saya pertama kali pasti teringat sama minuman menyegarkan yang sarat dengan bulir-bulir nan menyehatkan. Mungkin kamu pun sama. Eit, tapi ternyata Bulir Jeruk tidak hanya identik dengan minuman atau buah semata lowh. Ada seorang wanita bernama Lidha Maul yang menggunakan Bulir Jeruk sebagai trademark rumah dunia mayanya. Yup, sama seperti saya pasti kamu bertanya-tanya mengapa mba Lidha memilih Bulir Jeruk sebagai nama rumah mayanya. Namun di review blogger dan rumahnya kali ini, kita berkenalan dulu yuk dengan si pemilik rumah.

Sosok di Balik Bulir Jeruk

Mba Lidha Maul adalah seorang Blogger Balikpapan yang saat ini memiliki satu orang anak yang di panggil C’Mumut di dunia maya. Menurut biodata yang dituliskannya pada laman “About” mba Lidha adalah seorang ibu rumah tangga dan pastinya tinggal bersama suami. Yang saya suka dari laman ini adalah ia mendeskripsikan tempat tinggalnya seperti berikut:

“Seorang Ibu Rumah Tangga yang tinggal berdekatan dengan hutan dengan danau yang menguning di dalamnya. Dimana burung-burung ramai di pagi dan sore hari. Kupu-kupu berwarna-warni sangat senang menampakkan diri. Dan taburan bintang-bintang di malam hari serasa membius.”

Saya yang membaca tulisannya ini langsung terbayang hijau tempat tinggalnya yang tidak ramai dengan suara klakson dan hiruk pikuk orang-orang kantoran melainkan ramai dengan suara alam yang menggetarkan. Duhh, enak ya… Pastinya suasana ini yang mendukung mba Lidha menjadi lebih produktif sebagai seorang blogger. Ini terlihat lowh dari tulisan-tulisan mba Lidha. Apalagi mba Lidha ini seorang yang kreatif. Saya akan mengulas kreatifitas mba Lidha kemudian :).

Arti di Balik Nama Bulir Jeruk

Karena rasa penasaran, saya mengontak mba Lidha terkait dengan pemilihan nama ini. Menurut mba Lidha, ia memilih nama itu karena suka dengan buah-buahan. Jeruk dipakai sebagai simbol blognya karena tulisan-tulisan di dalam blog memiliki isi yang beragam, asam, manis, sepet, dan kadang kurang air, mirip dengan rasa jeruk. Bulirnya sendiri mirip dengan tetesan air, yang memang karena isinya air. Tetesan inilah yang menjadi tagline dari blog Bulir Jeruk yaitu “When every drop has a story”. Ini menggambarkan bulir-bulir dari setiap postingan yang ditulis oleh mba Lidha. Hmmm, bikin judulnya saja sudah kreatif banget.

bulir jeruk

Fakta di Dalam bulirjeruk[dot]com

1. Ada Tiga Kategori Mayor

Melihat isi tulisannya, ada tiga kategori utama di blog ini. Mba Lidha sendiri memaparkan bahwa tiga kategori utama itu adalah kategori #ArtWork, #Gardening, dan #BePreneur. Di kategori #ArtWork mba Lidha membagi ide-ide DIY (Do It Yourself) yang sudah di lakukannya sendiri. Salah satu DIY teranyar mba Lidha (walau sudah dilakukan tiga tahun lalu) adalah “DIY : Hiasan Kulit Bawang“. Disinilah kenapa saya bilang mba Lidha ini kreatif. Pas kamu berkunjung ke tulisan tersebut, kamu akan melihat betapa kerennya hiasan kulit bawang yang sudah bertahan tiga tahun. Ada yang mau coba?

Adalah lagi kreatifitas mba Lidha yang lainnya yaitu Hand Lettering. Yup, hobby kece yang lagi trend akhir-akhir ini bisa di lakukan dengan sangat indah oleh mba Lidha. Padahal perangkat yang digunakan bukanlah pena khusus yang harganya mihil itu :D. Mba Lidha hanya menggunakan spidol yang banyak di jual di toko buku dengan sedikit diakalin. Mba Lidha juga seorang penggemar ilustrasi. Ia jago menggambar dan membuat sketsa. Kreatif banget kan? Kita bisa lihat portfolionya di laman “Portfolio”.

2. Gaya Penulisan yang Khas

Nah ini yang saya suka dari rumah maya ini. Mba Lidha selain kreatif membuat suatu kreasi unik, mba Lidha pun kreatif mengemas sebuah tulisan. Contohnya di salah satu tulisannya yang mengulas blogger lain yaitu saya maksudnya hehehe. Saya tidak terpikirkan bahwa mba Lidha akan mengemasnya dalam bentuk dialog antara dirinya dengan dr. Seuss seperti itu. Idenya itu unik sekali. Kekhasan lainnya dari penulisan mba Lidha adalah memadukan penggunaan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris yang tepat. Saya jadi malu sendiri karena bahasa Inggris mba Lidha ini bagus dan rapih sekali.

3. Desain Blog yang Manis

Karena kreatifitasnya, desain blog pun sangat minimalis nan manis. Duh saya suka. Komposisi kolom post dan sidebar enak dilihat. Desainnya hanya bernuansa putih dan kuning yang tidak membuat sakit mata. Tata letak ikon share ke media sosial juga terlihat pas rata tengah dengan ikon yang satu warna saja. Pembuatan Featured Image tiap post-nya tepat sesuai dengan kontennya dan tidak norak. Saya jadi ingin berguru sama mba Lidha. Lihat saja blog saya terlihat ramai dan tidak rapih -___-“.

Bulir Jeruk HP

Berlama-lama di Rumah ini sungguh sangat betah. Sudah pasti saya akan terus berkunjung dan berkunjung balik. Yuk kita ramai-ramai bertandang ke Bulir Jeruk. Pastinya kita akan menemukan bulir-bulir yang menyehatkan, manis atau pahit rasanya.

Regards,

sans-sign

 bulir jeruk

22 thoughts on “Bulir Jeruk dan Cerita Didalamnya”

    1. Rupanya masuk spam mba… Kadang saya bingung kok bisa ya???
      Ehehe maafkan saya juga baru membalas komen ini… Nampaknya saya harus menata kembali jadwal ngeblog ini. Udah bolong banyakkkk :'(

  1. iih, dia suka yang ngobrol ama dr.seuss ya,hihihi. SAMA (lho) ho-oh, yang nulis aja suka baca-baca lagi sambil senyum-senyum sendiri, hahaha (kelakuan)
    Makasih ya sudah menuliskan ini dan membubuhkan kesannya, jadi tau bagaimana pendapat orang lain jadinya. But pliss, saya nggak bisa bahasa inggris -_- butuh berkali-kali bolak-balik kamus dan butuh someone tuk koreksi -_- Sepertinya kau orang pertama yang mengatakan ‘bahasa inggrisnya bagus dan rapih’.
    Btw, justru waktu pertama kali kesini, blog inilah yang ingin saya tiru 🙂

  2. coba main ke blognya Lidha dulu deh, udah tau namanya tapi belum baca2 blognya
    pengen baca review blog ini

Leave your footprint here ... :)

%d bloggers like this: