Memilih untuk menikah dan menjadi ibu muda bagi saya bukanlah suatu keputusan yang mudah. Dulu ketika saya lulus kuliah saya berpikir untuk menikah ketika saya memasuki usia 30-an. Pasalnya saat itu saya sedang getol-getolnya ingin mengejar karir. Saya pada akhirnya menikah hanya beberapa tahun lebih cepat dari keinginan saya setelah saya berhasil menata hati dari ketakutan menempuh bahtera rumah tangga. Saat itu alasan lain yang membuat saya tidak ingin terburu-buru menikah adalah ketakutan saya akan melewati masa-masa persalinan dan takut tidak bisa menjadi ibu dan istri yang baik.

Namun ditengah-tengah generasi yang sedang hot untuk mengejar karir gemilang di masa depan masih ada sosok wanita muda di awal 20-an yang memilih emansipasinya sendiri untuk menjadi ibu penuh. Sri Luhur Syastari atau yang akrab di dunia maya dengan sebutan Cut Dek Ayi ini adalah wanita muda tersebut. Pemilik cutdekayi.com adalah seorang Mom Blogger yang tidak kenal lelah menjadi seorang ibu dan istri yang bahagia di usia terbilang muda ini. Itu terlihat dari tagline blognya sendiri yaitu “a happy mommy and wife“. Oleh karena itu dikesempatan kali ini saya ingin mengajak kita berkenalan dengan sosok ibu muda ini melalui blog yang dimilikinya.

ibu muda

Ketika kita berkunjung ke rumah maya Cut Dek Ayi, kita akan banyak disuguhkan dengan cerita-cerita perjalanan rumah tangganya. Ia bercerita mengenai pernikahan, persalinan, dan kesehariannya bersama si buah hati yang baru beranjak 5 bulan. Ketika membaca beberapa artikelnya tersebut saya jadi teringat pengalaman saya sendiri yang beberapa saya tuangkan dalam blog ya. Sebut saja artikel berjudul “Kisah Kehamilanku” yang mengisahkan tentang bagaimana bapernya seorang ibu hamil yang sedang ikut pelatihan dan menginap. Kebayang banget ya betapa capeknya fisik dan mental ketika sedang berbadan dua ikut pelatihan berhari-hari dengan materi yang bisa dibawakan berjam-jam. Pegalnya luar biasa itu. Walau mungkin usia kandungan terbilang lagi enak-enaknya tapi tetap saja tingkat sensitivitas ibu hamil itu seakan-akan meningkat dua kali lipat (itu dulu pengalaman saya).

Namun kalau kita telusuri lebih lanjut ada satu bagian yang menarik perhatian saya yaitu beberapa postingan dalam kategori “Cerpen”. Saya meleleh baca untaian kata-kata dari ibu muda ini. Cerita yang berjudul “Arti Sebuah Perhatian” berkesan buat saya saat membacanya. Cerita yang begitu pendek namun bisa menggambarkan arti perhatian yang sebenarnya. Perhatian dari hal-hal yang kecil sekalipun justru menyejukkan jiwa bagi sepasang kekasih.

Ketika membaca tulisan-tulisannya saya tidak terpikir kalau usianya masih 21 tahun seperti yang tertulis di halaman “About“. Saya pun mengetahui usianya dari chatting di grup arisan ini. Rangkaian kata yang disampaikannya menunjukkan seorang wanita yang sangat dewasa dan tahu bagaimana menjadi sosok ibu dan istri yang baik ditengah-tengah perjuangannya. Ah… sungguh seorang ibu muda yang tangguh.

Ingin tahu lebih banyak tentangnya. Yuk kunjungi rumah dunia mayanya. Disana akan menemukan beragam cerita menarik. Bahkan terlihat juga keaktifannya di media sosial terkhususnya Instagramnya.

Regards,

sans-sign

img_1820

8 thoughts on “Sosok Ibu Muda, Cut Dek Ayi”

Leave your footprint here ... :)

%d bloggers like this: