Home Library Non-Fiction Review

[Review] Travel Young

Judul: Travel Young
Penulis: Alanda Kariza
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2014 [Cetakan Pertama]
Tebal Buku:190 Halaman
ISBN: 979-780-777-0
Rating SanWa: 4 of 5
Tanggal Mulai: 14 Februari 2015
Tanggal Selesai: 15 Februari 2015


… I swear, it was one of the scariest moments in my life!


Travel young adalah buku non-fiksi kedua karya aktivis anak muda Indonesia, Alanda Kariza. Buku ini adalah memoar dari sang pengarang sekaligus menjadi cerita pengembangan diri yang ditarik dari sudut pandang dunia traveling, Di dalamnya Alanda menceritakan bagaimana perjalanan-perjalanannya yang lintas benua itu membentuk dirinya menjadi pemudi yang semakin bermakna. Yang pasti, perjalanan hidup Alanda ini baik dikonsumsi untuk remaja dan pemuda(i) yang sedang berkembang ke arah manusia yang dewasa. So, pasti seperti judulnya, kita akan dibawa ketempat-tempat indah yang bisa kita imajinasikan dari buah karya Alanda Kariza.

Dari perjalanan ini, saya belajar: ternyata: hal pertama yang harus kita lakukan untuk bisa tumbuh dewasa dan meraih impian-impian yang lebih besar lagi adalah mengumpulkan keberanian.


Karena ini merupakan memoar dari pengarang, pastilah menceritakan pengalaman langsung dari sudut pandangan yang pertama. Di awal buku, Alanda menceritakan pengalaman pertamanya menginjakkan negeri orang. Apalagi saat itu bisa dibilang ia bepergian dalam usia yang terbilang masih muda. Tapi tidak berhenti bagaimana ia menikmati kota tersebut, justru titik penting ceritanya ada pada pelajaran yang diambil dan dibagikannya melalui langkah-langkah kakinya. Ia menitikberatkan kepada orang-orang yang ditemuinya dalam perjalanan dan memberikan pengaruh besar dalam hidupnya, lintas budaya, bangsa, dan bahasa. Oh ya, buku ini tidak dikemas dengan menggunakan nomor-nomor bab. Ini layaknya kita sedang membaca jurnal pribadi atau catatan perjalanan seseorang.

Maturity is when your world opens up and you realize that you are not the center or it. — M.J. Croan


Walau sebagian besar berisi motivasi pribadi, tapi kita sebagai pembaca bisa membayangkan beberapa kota yang pernah dikunjungi oleh Alanda dan perasaannya. Di beberapa bagian juga terselip tips-tips mengenai traveling lowh walau bukan ini yang menjadi utama dari buku “Travel Young”. Tidak hanya itu, buku ini menyelipkan kisah inspiratif dari berbagai anak muda lainnya yang selalu mencari makna bagi kehidupan “perjalanan” mereka. Sebut saja nama-nama kondang seperti Dian Pelangi, Sonia Eryka, Aditya Maulana, dan yang lainnya. Apa yang mereka bagikan? Sok atuh dibaca bukunya langsung 😀

Figur-figur yang saya temui di Pittsburgh mengajarkan soal kerendahan hati, pentingnya berkarya, dan memikirkan apa yang orang lain pikirkan. Because one day, the work will speak for itself.


Saya sendiri memberikan rating 4. Entah mengapa, ada beberapa bagian dimana saya tidak mendapat feel dari pengarangnya sendiri lewat tulisannya. Tapi sebenarnya buku ini dirangkai sangat indah apalagi penggambaran kota yang dilukiskan sangat apik oleh Alanda Kariza. Apalagi ia memang sudah seorang penulis terkenal :). Jujur saja, ini buku Alanda Kariza pertama yang saya baca.

Bagaimana hasil dari review pembaca lainnya? Melihat rating goodreads sendiri, buku ini mendapat rating 3.68 dari 25 ratings dan 5 reviews. Berikut kutipannya:





Yang saya pelajari dari buku ini adalah bagaimana semangat PERJALANAN justru membawa sesuatu yang baru bagi si PEJALAN kemanapun destinasi yang dituju. Tertarik? Ayok, segera kunjungi toko buku terdekat. Dijamin tidak menyesal 🙂



Regards,








follow us in feedly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top