Post Baru Ditahun Yang Baru

Hampir dua minggu saya tidak meng-update blog saya (kecuali hasil review blog saat akhir tahun lalu itupun tanpa tambahan kata-kata, murni share saja). Entah kenapa saya seperti nggak pede nge-post apapun. Sehingga membuat target postaday yang sudah saya canangkan sejak dua bulan lalu pun terbengkalai. Hingga sekarang saya berpikir haruskah saya menggantinya dengan tag postaweek?

Setelah merenung selama 6 hari sejak awal tahun 2015 saya berkeinginan melanjutkan tag postaday sejak hari ini. Emangnya mudah? Jelas tidak sama sekali pasti. Bukan pesimis tapi pasti akan ada banyak halangan mendera. Saya sedang mulai berbisnis kecil-kecilan secara online. Ya, keluarga kecil nan baru kami ini bagaimanapun sedang membutuhkan penghasilan tambahan. Dan mulai membangun online shop rupa-rupanya sangat menyita waktu diluar waktu kerja saya.

Apakah ini jadi alasan untuk tidak lagi ngeblog? Tentu tidak boleh jadi alasan lagi. Kehadiran smartphone seharusnya mempermudah saya untuk update blog 3-5 paragraf. Hanya saya memang sebelumnya masih belum begitu sreg untuk ngetik panjang lebar menggunakan dua jempol saja pegelll. Tapi kali ini saya mencobanya supaya tidak ada alasan lagi untuk menjadi malas.

Namun tetiba dari saya banyak pertanyaan tambahan yang timbul (blame mas Ryan for his question on new year through BEC WA group, I bet he forgot :D). Mau dibawa kemana blog saya ini? Mau ngepost apa di tahun 2015? Apakah cukup puas dengan random posts yang selama ini saya kerjakan? Apakah posts yang sudah ada cukup bermakna? Pertanyaan-pertanyaan ini berujung pada satu pertanyaan besar (apalagi setelah baca post mba Anggun ini), untuk apa saya ngeblog?

Ngubek-ngubek otak dan melihat ke passion saya sendiri, bakat saya ada dalam dunia tulis menulis. Kerinduan saya ya untuk berbagi tanpa ada niatan untuk meninggikan diri. Bukan berarti saya akan menjadi seorang novelis (saya sangat tidak bisa merangkai fiksi walau penggila fiksi), tapi entah mengapa saya masih sangat tertarik untuk menjadi seorang columnist suatu saat nanti. Karena itulah saya benar-benar berkeinginan untuk bisa meng-goal-kan target postaday. Langkah-langkah posting setiap minggu akan kurang lebih sebagai berikut:

Senin: Weekly Photo Challenge – 1 post – Ya, saya ingin memperdalam hobi saya ini berhubung saya juga seorang instagrammer. Jadi kenapa tidak mengikuti WPC. Bisa jadi suatu saat saya juga menyertakan beberapa photo yang saya upload ke Instagram dalam seminggu terakhir misalnya.

Selasa: Daily Prompt – 1 post – Post hari ini bisa mengikuti tema dari the daily post dan bisa juga ingin membagikan opini-opini pribadi tentang berbagai hal yang terjadi di sekeliling saya secara khusus. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. (Dikarenakan beberapa hal, saya sedikit update bagian ini)

Selasa & Rabu: Trip Review – 1 post – Hal yang paling saya sukai adalah traveling ke mana saja, termasuk jalan-jalan di restoran terdekat. Walaupun dua hari, tetap hanya 1 post yang akan ditelurkan, berhubung proses menulis Trip ternyata cukup memakan waktu untuk menggali memori. Yang pasti akan ditulis dalam Bahasa Indonesia.

Kamis: Fashion Trend – 1 post – Berhubung sekarang saya sedang merintis usaha online shop yang bergerak dibidang fashion, jadilah saya akan update blog yang berhubungan dengan fashion apapun itu, terutama style-style terbaru yang sedang in. Dan jika memungkinkan, saya ingin tampilkan OOTD juga πŸ˜€

Jumat: English Friday – 1 post – Saat ini saya bergabung dalam Blogger English Club yang dipelopori oleh Mas Dani, Mba Nita, dan Mba Ryan. Kalau ada yang mau bergabung langsung saja hubungi para founder ini ya. Namanya saja “English Club” jadi postingan pun harus dalam bahasa Inggris.

Sabtu & Minggu: Book Review – 1 post – Saya memang punya satu blog khusus review buku-buku yang saya baca yaitu Perpustakaan SanWa, tapi jarang diupdate dan tergolong sangat baru. Untuk saat ini postingan akan berbentuk bahasa Indonesia saja.

Waktu Tertentu: Bisa jadi dibeberapa waktu tertentu ingin update hal-hal berbeda dari yang diatas secara on the spot atau bisa juga hasil reblog.

Langkah-langkah ini tidak harus menjadi mutlak juga. Paling nggak ini adalah koridor saya untuk terus blogging. Saya tidak ingin membawa tema tertentu untuk blog saya, karena saya ingin berbagi dan belajar banyak hal. Tapi paling tidak saya tidak ingin lagi “mengacak-acak” blog saya. Seperti kata teman-teman di grup BEC, konten post yang tepat sasaran, walaupun singkat, harus tetap jadi prioritas. Ini semua tidak lain dan tidak bukan buat diri saya sendiri dulu dan syukur bisa bermanfaat bagi orang lain.

Kalau ada yang bertanya, untuk mengejar traffic kah? Itu pasti! Siapa siyh blogger yang aktif tidak suka traffic? Tapi harus tetap dijaga dalam mindset saya, good content can bring more traffic!

Kalau ada juga yang bertanya, mengapa mempertahankan postaday? Bagi saya postaday berarti disiplin. Saya butuh trigger untuk tetap brainstorming otak saya mendorong untuk lebih disiplin. Ya kalau ada bolong-bolong ga akan semakin bolong karena target tadi. Jadi teringat post saya beberapa minggu silam, “Making Time For Blogging“.

Bagaimana dengan post barumu ditahun yang baru?

Regards,

sans sign
follow us in feedly

Post ini di update tanggal 24 Februari 2015 dikarenakan beberapa perubahan.

32 thoughts on “Post Baru Ditahun Yang Baru

    1. Salam kenal juga mas… Panggil saja saya Sandrine.

      Itu pun masih standard dan banyak salah, at least pernah mencoba πŸ˜€

      Yupyup betul, wah kita berseberangan. Wilayah baratnya di mana?

    1. Pertanyaan pertama nya doang sisanya yang lain juga kok.. tapi yang paling saya inget yang dari mas Ryan πŸ˜€

      Makasih mas-e… mudah2an seperti kata mas Dani bisa tetap konsisten… aminnn

    1. Wuah tapi challengenya mba kemarin itu keren lowhhh!!!
      Sama siyh udah buat post kelamaan proses editing, tapi kalo ga diginiin bisa2 makin males hehehehe
      Makasih banyakkkk 😊

Leave your footprint here ... :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.