Day twooooo!!! Yeay!!! Excited banget saya untuk hari ke-2 ini karena akan melakukan berbagai aktifitas yang belum pernah di lakukan sebelumnya. Langsung aja ya saya deskripsikan.

1. Breakfast di hotel.

Seperti yang tertulis di post saya mengenai hotel tempat kami menginap, kembali kami mengunjungi Alfresco Cafe untuk sarapan pagi. Sesungguhnya kami keluar kamar cukup siang. Kami terlalu terlena dengan empuknya kasur sehingga kesiangan. Walaupun begitu dengan ritme makan pagi kami  yang cukup cepat, kami tidak terlambat untuk mengikuti acara selanjutnya. Menu sarapan yang disediakan pun ya ala ala buffet seperti layaknya hotel berbintang manapun. Menu yang disajikan cenderung western yang isinya daging asap, sosis, telur, dan roti. Untuk minuman pun ya seputar es jeruk, teh, dan kopi. Kalau dessert pastinya buah-buahan. But I like ’em. Ya iyalah, secara saya jarang-jarang makan yang begituan di rumah :D.

2. Eco-tour of Siloso Beach Resort

Mulai pukul 10.00 waktu Singapura, kami ikut serta di acaranya Siloso Beach Resort untuk keliling-keliling resort. Tujuannya memang ke arah Eco-tour. Untuk detailnya langsung liat saja di review Siloso Beach Resort ya. Acara ini kami ikuti sekitar 2 jam. Sangking asiknya keliling-keliling sampai lupa mau lunch.

3. Lunch at Tastes of Asia

Tibanya waktu makan siang!!!! Hahaha selalu paling suka kalau sudah saatnya makan, padahal kami baru mulai sarapan jam 9 pagi. Jam 12 saya dan adik berdua saja meluncur ke restoran yang bernama Tastes of Asia. Letak restoran ini ada di Beach Station, berdekatan juga dengan pertunjukan Songs of The Sea yang kami tonton kemarin. Sebenarnya tidak terlalu jauh dari hotel kami. Tapi berhubung matahari sedang terik-teriknya menyinari diatas kami, kami menaiki Beach Tram. Memang faktor kesengajaan juga kami menumpangi Beach Tram yang gratis ini. Kami diminta pihak FAM untuk merasakan nyamannya tram tersebut yang disediakan Pulau Sentosa untuk berkeliling pulau.

Kami tergolong telat sebenarnya kala itu. Sangking asiknya eco-tour kami sampai lupa waktu. Seharusnya jam 12 teng kami bertemu Azreen di depan Haagen Dazs Beach station untuk langsung menuju restoran tapi nyatanya jam 12 teng kami baru berangkat. Biarpun telat dan sempat tergoda membeli es krim kami tetap dijemput kok.

Akhirnya kita maaaakkkaaaannnn!!! Saat itu saya pribadi memesan Char Kwe Tiaw tapi tetep icip-icip segala jenis makanan yang dipesan teman-teman lain. Overall tastenya okey. Kwe Tiaw nya buesarrrrr nan ngenyangin. Bahkan saat ketik ini pun saya malah pengen cari Kwe Tiaw, tapi dimana?? Hahahaha. Yang pasti menu yang tersaji di Tastes of Asia adalah menu-menu handal dari Asia. Untuk detailnya bisa dilihat review dari open rice untuk Tastes of Asia ini.

 4. A leisurely ride aboard Segway Eco Adventure

Nah ini yang paling saya tunggu-tunggu, SEGWAYYYYY!!!! Ya sebut saja saya ndeso karena baru kali ini mainan beginian. Lagian di Indo juga masih sedikit dengan kocek yang cukup mahal. Trek Segway juga disana puannnjaaannnggg. Bisa keliling-keliling pulau bahkan sampai ke salah satu condo mewah disana. Yang nyamannya itu naik Segway dipinggir kanan-nya itu pantai dipinggir kirinya itu tebing dengan pepohonan rindang. Tapi ga nyamanannya panasnya ajibbb terikkkkk bingitz.

Daaaannnn harus tahan pegel ya saudara-saudara sekalian. Berdiri terus selama tour dua jam itu lumayan bikin kaki keram. Apalagi teriknya itu membuat kaki-kaki seakan terpanggang bagi yang hanya pakai sendal seperti saya. Tapi alat transportasi ini menyenangkan juga buat saya yang ga bisa mengendarai motor. Enak juga kalo udah masal bisa dibawa kepasar atau belanja ke mini market deket rumah. 😀 😀 😀

5. Megazip and Megabounce

Kami tidak benar-benar menaiki kedua atraksi diatas. Hanya MEGAZIP. Megazip adalah flying fox dengan trek yang sangat panjang melintasi hutan dan lautan. Kalau Megabounce ituloh yang flying trampoline, loncat-loncat diatas trampolin dan diputer-puter. Beuhh ngebayangin aja udah pengen muntah apalagi kalo naik di siang hari bolong. Ampuuuunnnn dehhhh.

Megazip yang kami naiki bener-bener berasal dari titik tertinggi di Sentosa. Berada diatas bukit di pulau sentosa. Untuk sampai ke titik ini, kita harus menaiki shuttle car terbuka seperti golf cart dengan penumpang yang banyak dengan trek yang kurang menyenangkan, yaitu berkelok-kelok naik ditambah lagi supirnya yang berasa sedang berada di trek F1, mengendarai dengan kecepatan setinggi-tingginya. Tapi kalau sudah sampai diatas sana, pemandangannya ajiiibbb. Melihat laut lepas–memang tidak biru sebiru lautan Indonesia–yang tenang teduh dibalik hutan-hutan hijau nan lebat.

Biarpun demen naik flying fox, tapi liat trek lurus yang tinggi itu tetep bikin deg-deg ser. Excited tapi nervous. Dan voila!!! kami serasa terbanggggg!!!!! Seru abissssss!!!! Trek panjangnya itu bikin nagih walaupun pantat sakit karena tali-tali yang mengelayut. Jadi ngebayangin naik megazip di Indonesia. Mungkin di Bali, atau bisa jadi di pulau Jawa ini. Ada ga ya yang seperti ini di Indonesia?? Bagi yang tau mohon infonya ya?

6. Go surfing at Wave House Sentosa

Awalnya pas baca itinerary saya jiper. Saya sudah kebayang-bayang bahwa kita akan surfing. Walaupun saya suka pantai dan laut tapi surfing bukanlah kegiatan yang saya akan pernah ikuti satu kalipun. Eh ternyata surfing yang ini tidak seperti yang saya bayangkan walaupun susah juga siyh. Ini memang layaknya les surfing. Di tempat ini ada kolam ombak buatan untuk surfing. Kalau ini dijabarkan dengan kata-kata. Lebih seru liat fotonya aja kali ya.

Tempatnya pun asik karena ada restorannya yang kala itu sedang dipakai untuk acara ulang tahun. Jadi kami kebagian duduk-duduk ditempat yang tidak teduh sama sekali alias panassss padahal waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore lowh waktu Singapura. Tapi main air dikala panas itu sesuatuuuuhhhhh. Padahal udah niat mau berenang tuh sampai hotel.

Eh iya sebelum main-main air, dikarenakan waktu tunggu juga masih lama akibat tidak jadi naik Megabounce, kami sempat makan es krim kelapa. Sangat menyegarkan. Makan es disini walaupun es ditaruh didalam kelapa tanpa air, airnya tidak serta merta dibuang. Air kelapa dipisahkan dalam gelas lalu kita minum agar menambah sensasi kesegaran.

Setelah jam 5, kami diberi waktu bebas. Kami diizinkan kemana saja kami inginkan entah mengelilingi pulau Sentosa ataupun mengelilingi Singapura. Saya dan adik memilih untuk keliling-keliling ke Singapura tapi jangan semuanya dibagi disini ya. Kepanjangan… 😀 😀 😀

Dari beberapa kegiatan diatas, adakah yang menarik bagimu?

Regards,

sans sign