Beberapa hari yang lalu yaitu tanggal 12 April 2013 hingga 14 April 2013, saya berkeliling kota Bandung bersama pacar. Mengapa Bandung, padahal sudah beberapa kali ke tempat ini? Karena dekat dan kami belum pernah melihat kawah putih :D. Pada travelling kali ini kami sepakat berlibur ala backpacker (selain ingin mencoba, keadaan dompet juga menipis, tetapi kami butuh liburan). Persiapan yang dibutuhkan sebelum keberangkatan sungguh rumit. Pasalnya kami berdua yang terbiasa enak saat travelling, disaat akan mencoba backpacker malah kelimpungan sendiri. Pertama mengenai hotel, begitu susah mencari hotel yang low budget. Kedua, kami tergoda menggunakan mobil selama di Bandung, karena Bandung terkenal dengan kerumitan jalannya. Ketiga, mencari waktu untuk mengurusi travelling ini sangat susah dikarenakan kesibukan kerja kami. Akhirnya, voila, kami pun berangkat ke dan kembali dari Bandung ala backpacker.
Jumat, 12 April 2013

Sejak beberapa hari sebelumnya, kami sepakat berangkat menggunakan Cipaganti travel yang ada di Detos. Niat siyh berangkat dengan travel jam 6 tapi karena banyak kendala akhirnya berangkat pk. 08.00 malam sepulang kerja. Sekitar pukul 11.00 malam kami sampai di Pasteur, dan melanjutkan perjalanan menggunakan taksi ke Chez-Bon Backpacker Hostel. Hostel ini kami pilih dikarenakan murah harganya walaupun harus berbagi ruangan dengan orang lain. Ya, namanya juga Hostel. Tapi saya sungguh merekomendasikan hostel ini karena bersih, memiliki servis yang ramah, free wifi dengan koneksi cepat, serta air panasssss. Yang jelas kamar pria dan wanita berbeda.

Selain itu letaknya di jalan BRAGA yang membuat saya mati-matian memperjuangkan hostel ini kepada pacar saya. Tapi berhubung ini hostel, jangan mengharapkan anda memiliki kamar mandi sendiri ataupun TV sendiri. Didalam kamar hanya terdapat bunk-bed dan loker serta ber-AC. Kamar mandi dan TV adalah fasilitas bersama. Namun tak perlu kuatir, hostel ini sangat bersih dan rapih. Jangan kaget saat melihat tempat ini, karena hostel ini terletak di lantai dua dari Kopi Oey di jalan Braga. Jalan masuknya pun kecil dengan plang yang kecil juga, terkesan seperti masuk diskotik (:D). Eit, tenang saja, hostel ini sangat-sangat “halal” disertai satpam yang super ramah. So why not staying in a hostel if you just want to wander around.

Sabtu, 13 April 2013
Malam sebelumnya kami bersepakat untuk keluar dari hostel pukul 6 pagi. Tapi kenyataannya kami baru keluar hostel pukul setengah 7 (ngaret sedikit :D). Berjalan sedikit ke arah jalan Asia Afrika kemudian naik damri menuju Leuwi Panjang. Di Leuwi Panjang, kami naik ELF L300 menuju Ciwidey yang berpenumpang 16 orang. Bayangkan 16 orang!!!!! Dan seninya adalah, saat kami naik angkutan ini pukul 7 pagi, penumpang sudah kurang lebih 10 orang tapi baru berjalan pukul 7.45 menunggu sampai 16 orang.
Sampai di Ciwidey pukul 9 pagi. Lalu kami naik angkot berwarna kuning ke arah kawah putih. Awalnya angkot ini tidak mau di charter karena tidak banyak orang, tapi pukul 09.30 angkot sudah berisi 7 orang, sehingga kami sepakat untuk charter saja dengan harga 10 orang, karena sudah sangat lama menunggu (bayangkan ada 2 orang sebelum saya yang sudah sampai di ciwidey pukul setengah 8 pagi). Daripada kelamaan mendingan sedikit mahal deh. Menurut aa supir angkotnya, biasanya penuh di pukul 10 pagi.
Jadi yang mau kesana, disarankan baru sampai ciwidey pukul 10 pagi supaya charter angkotnya dengan harga murah dan sudah keliling ke kawah putih, situ patenggang, dan kebun strawberry. Saya pun menyarankan untuk charter angkot saja dibandingkan naik angkot dengan ongkos biasa, karena naik angkot ditengah jalan di ciwidey itu sangat susah dan lama, armada angkotnya sedikit.
Perjalanan 30 menit ke kawah putih sungguh tidak terasa, karena disuguhkan pemandangan lembah dan gunung sepanjang perjalanan yang begitu indah dan menyejukkan. Kami sebagai orang Jakarta yang selalu melihat kemacetan dan menghirup polusi merasa sangat segar di perjalanan. Di Kawah Putih pun kami cukup senang karena cuaca cukup cerah sehingga airnya pun terlihat biru kehijau-hijauan. Hanya sayang setengah jam kemudian mulai terlihat mendung, kabut belerang pun mulai keluar sehingga membuat sesak nafas. Memang sebaiknya cukup 15 menit saja berada dekat di kawasan kawah putih sesuai dengan petunjuknya karena membahayakan pernafasan.
Bandung
Setelah selesai berfoto-foto ria, hujan tiba-tiba mengguyur sehingga mengharuskan kami kembali ke angkot charteran dan langsung berangkat ke Situ Patengang. Awalnya sedih juga melihat kondisi cuaca sehingga tidak bisa menikmati kesejukan kebun teh dan situ disaat cerah. Tapi setelah menunggu sambil makan siang, kami bisa berfoto-foto dengan background kabut yang menyegarkan (cenderung dingin sih) walaupun mendung sambil menyeberang ke batu cinta.
Setelah puas kami pun kembali ke Ciwidey. Sebelumnya kami berencanan ke kebun strawberry tapi karena kami terlalu lama menunggu hujan reda sehingga waktu pun tidak mencukupi. Pukul 4 sore kami sampai ciwidey, pukul setengah 7 malam kami baru sampai lagi ke Leuwi Panjang karena berbagai macam hal: angkot elf L300 kami mengalami ban gembos ditengah jalan ditambah lagi macet yang luar biasa dijalan kopo dengan kondisi hujan deras dan pengap didalam L300 yang mengangkut 17 orang!!!
Akhirnya pukul 8 malam kami sampai kembali di Braga setelah muter-muter dengan angkot sampai Dago dan Bandung Indah Plaza. Di Braga kami memutuskan nonton Oblivion di Braga City Walk lalu merencanakan hunting foto di Braga setelah nya. Tapi karena film baru selesai pukul 12 malam kami sudah tidak punya kekuatan lagi sehingga kami memutuskan untuk balik ke hostel dan beristirahat.
Minggu, 14 April 2013
Hari ini karena kecapean kami baru siap sekitar jam 8 pagi lalu dilanjutkan breakfast di hostel. Breakfast di Hostel ini pun sebenarnya standard yaitu hanya telur dan roti yang kita buat sendiri ditambah teh ataupun kopi panas. Tapi tetap menyenangkan serasa breakfast ala orang-orang kulit putih di Eropa.
Lalu kami mampir sebentar di Museum Konferensi Asia Afrika pukul 10 pagi. Setelah itu lanjut untuk pulang kembali ke Jakarta menggunakan Prima Jasa dari Leuwi Panjang pukul 12 siang. Pukul 3 sore kami sudah sampai Jakarta.
Begitulah perjalanan kami, walaupun sebentar cukup menyenangkan dan dapat berkenalan dengan 5 orang baru hasil dari charter angkot ke Kawah Putih. Backpacker ternyata menyenangkan juga dan berseni.
Regards,
sans-sign

 

NB: I’ll update with more photos later. Happy reading ^^